Bulungan, 2026 – PT Digitama Sinergi Indonesia bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Pemerintah Kabupaten Bulungan sukses menyelenggarakan Sosialisasi Akhir Reviu Arsitektur Pemerintah Digital (PEMDI) yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari proses penyusunan dokumen strategis Pemerintah Digital Kabupaten Bulungan sekaligus menjadi momentum penyampaian arah implementasi transformasi digital kepada seluruh perangkat daerah.

Mengawali kegiatan, Bapak Yunus Luat, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Kabupaten Bulungan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Beliau memaparkan gambaran umum proses penyusunan arsitektur yang telah berjalan secara bertahap dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama 38 perangkat daerah di Kabupaten Bulungan. Laporan tersebut menegaskan komitmen DKIP dalam mengawal seluruh tahapan transformasi digital daerah agar selaras dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi pemerintahan yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis digital.
Dalam sambutannya Bapak Ir. H. Risdianto, S.Pi., M.Si. menyampaikan bahwa Sistem pemerintahan terpadu pada dasarnya hadir sebagai alat untuk mengefisiensikan dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin selama kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi yang terintegrasi. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan tata kelola pemerintah digital yang lebih baik dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Bulungan.
Dalam kegiatan tersebut, Moh. Miftakhur Rokhman, S. Kom. selaku konsultan dan narasumber, memaparkan hasil penyusunan Dokumen Arsitektur Pemerintah Digital Kabupaten Bulungan. Paparan diawali dengan penjelasan mengenai perubahan paradigma dari SPBE menuju Pemerintah Digital, landasan regulasi, serta pentingnya penyusunan arsitektur sebagai acuan dalam pembangunan layanan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Peserta juga memperoleh gambaran mengenai proses penyusunan dokumen yang dilaksanakan secara bertahap, mulai dari Kick Off Meeting, studi literatur dan analisis dokumen, desk survey bersama perangkat daerah, wawancara, analisis kondisi eksisting (As-Is), penyusunan kondisi target (To-Be), hingga pelaksanaan sosialisasi akhir. Seluruh proses melibatkan 38 perangkat daerah sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menyusun arsitektur Pemerintah Digital yang komprehensif.
Acara ini memaparkan sejumlah hasil utama, meliputi penyusunan enam domain Arsitektur Pemerintah Digital, pemetaan kondisi As-Is dan rancangan To-Be, Dashboard Pemerintah Digital, hingga rekomendasi implementasi. Dokumen ini dirancang sebagai panduan jangka panjang agar seluruh inisiatif digital di Kabupaten Bulungan berjalan selaras dengan visi daerah dan kebijakan nasional.
Lewat inisiatif ini, PT Digitama Sinergi Indonesia membuktikan komitmen berlanjutnya dalam mendampingi pemerintah daerah. Dengan tersusunnya Dokumen Arsitektur Pemerintah Digital, Pemerintah Kabupaten Bulungan kini memiliki pedoman yang jelas dalam mengembangkan tata kelola, layanan, data, aplikasi, infrastruktur, serta keamanan informasi secara terpadu guna mewujudkan pemerintahan digital yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sosialisasi ini menjadi pijakan awal pelaksanaan program-program prioritas. Diharapkan seluruh perangkat daerah dapat membangun pemahaman yang selaras dan saling berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem digital yang modern, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat.




