Daring, 09 – 10 September 2026 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Arsitektur Pemerintahan Berbasis Elektronik (SIA SPBE) bertajuk “SIAP Digital”. Kegiatan yang berlangsung secara daring selama dua hari, pada 9–10 September 2026, ini difasilitasi oleh PT Kompetensi Digital Indonesia, anak perusahaan dari PT Digitama Sinergi Indonesia.

Pelatihan ini diikuti oleh Tim E-Government Diskominfo Kota Palembang, serta dihadiri langsung oleh Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kota Palembang, Anggraini, S.Sos., M.Si. Adapun materi dan teknis pendampingan disampaikan langsung oleh narasumber Moh. Miftakhur Rokhman, S.Kom., selaku Tim Teknis PT Digitama Sinergi Indonesia.
Penyelenggaraan Pelatihan ini dilandasi oleh regulasi terbaru, termasuk Perpres No. 95/2018 tentang SPBE, Perpres No. 132/2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional, hingga Permen PANRB Nomor 8 Tahun 2026 mengenai Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Pemerintahan Digital. Evaluasi PEMDI kini semakin berfokus pada dampak, integrasi layanan, dan kepuasan pengguna.
Oleh karena itu, penyusunan arsitektur yang solid menjadi krusial agar penganggaran serta pengembangan teknologi tidak berjalan secara parsial. Diskominfo Kota Palembang berkomitmen penuh untuk terus memodernisasi tata kelola birokrasi, mengikis ego sektoral antar-OPD melalui keterpaduan data dan aplikasi, serta mengawal transformasi menuju sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Seluruh kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pemetaan arsitektur SPBE (PEMDI) yang komprehensif, terstruktur, dan valid pada SIA SPBE, serta tersusunnya kerangka kerja terintegrasi yang siap mendukung penilaian Indeks Pemerintah Digital Pemkot Palembang.
Melalui bimbingan teknis dua hari ini, diharapkan Tim E-Government Diskominfo Kota Palembang memiliki memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam mengoperasikan SIA SPBE v3. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat keterpaduan layanan digital nasional, mengoptimalkan nilai Indeks PEMDI Kota Palembang, dan memberikan dampak nyata berupa pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, serta mudah diakses oleh seluruh masyarakat.




