Daring, 04 November 2026 – Pemerintah Kabupaten Manokwari menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Akhir Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau Pemerintah Digital (PEMDI) pada Rabu, 4 November 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi bagian penting dalam menyampaikan hasil akhir penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana PEMDI sekaligus memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh perangkat daerah terhadap arah transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari, termasuk unsur sekretariat daerah, badan, dinas, inspektorat, hingga unit kerja terkait. Pelibatan berbagai perangkat daerah tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan digital yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Pradipta Mahardika Sulaksono, S.Kom., selaku konsultan dari PT Digitama Sinergi Indonesia, memaparkan hasil akhir penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana PEMDI Kabupaten Manokwari. Pemaparan ini memberikan gambaran mengenai arah pengembangan pemerintahan digital daerah, termasuk kebutuhan integrasi proses bisnis, data dan informasi, aplikasi, serta infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana PEMDI memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pengembangan teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah tidak berjalan secara parsial atau berdasarkan kebutuhan masing-masing perangkat daerah semata. Sebaliknya, seluruh inisiatif digital perlu dirancang dengan memperhatikan keterpaduan, keselarasan kebutuhan organisasi, serta tujuan pembangunan daerah.

Melalui arsitektur yang terstruktur, Pemerintah Kabupaten Manokwari diharapkan memiliki gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan digital. Sementara itu, peta rencana menjadi acuan dalam menentukan tahapan pengembangan, prioritas program, serta langkah implementasi yang perlu dilakukan secara bertahap sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan pemerintah daerah.
Sosialisasi hasil akhir ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antarperangkat daerah mengenai arah kebijakan dan pengembangan PEMDI. Kesamaan pemahaman diperlukan agar setiap perangkat daerah dapat mengambil peran secara aktif, baik dalam penyediaan data dan informasi, penyesuaian proses bisnis, pengembangan layanan digital, maupun penguatan koordinasi dalam implementasi program pemerintahan digital.

Komitmen pimpinan perangkat daerah menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan implementasi PEMDI. Dokumen arsitektur dan peta rencana yang telah disusun perlu ditindaklanjuti melalui dukungan kebijakan, koordinasi lintas perangkat daerah, serta konsistensi dalam pelaksanaan program agar transformasi digital dapat memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
PT Digitama Sinergi Indonesia melalui Digitama Consulting berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam proses transformasi digital pemerintahan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian dokumen perencanaan, tetapi juga mendorong agar hasil penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana PEMDI dapat dipahami dan menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan pengembangan pemerintahan digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Manokwari memiliki kesamaan arah dan komitmen dalam mengimplementasikan PEMDI secara terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya menjadi upaya pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi instrumen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.





