YOGYAKARTA – Dalam rangka mendukung penguatan tata kelola teknologi informasi dan transformasi pemerintahan digital di lingkungan pemerintah daerah, Digikom Training (PT Kompetensi Digital Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Pemerintah Digital pada 4–5 November 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tim Inspektorat Kabupaten Grobogan dan tim Inspektorat Kabupaten Kediri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur pengawasan dalam memahami dan melaksanakan audit di bidang teknologi informasi dan pemerintahan digital.

Bimtek yang diselenggarakan di Yogyakarta ini menghadirkan Ahmad Sa’di, S.Kom., M.Eng. sebagai pemateri. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep, ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan Audit Pemerintah Digital yang mengacu pada kebutuhan tata kelola Pemerintah Digital (PEMDI).
Audit Pemerintah Digital memiliki peran penting dalam memastikan bahwa penyelenggaraan teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah berjalan secara efektif, efisien, aman, dan sesuai dengan kebijakan serta standar tata kelola yang berlaku. Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan, fungsi pengawasan juga dituntut untuk mampu mengidentifikasi risiko, menilai kecukupan pengendalian, serta memastikan bahwa pengembangan dan operasional teknologi informasi telah mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Bagi Inspektorat sebagai unsur pengawasan internal pemerintah, peningkatan kompetensi dalam bidang audit teknologi informasi menjadi semakin relevan. Pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi dan kepatuhan, tetapi juga perlu mencakup aspek tata kelola, keamanan, pengelolaan risiko, serta efektivitas pemanfaatan sistem dan infrastruktur teknologi informasi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mempelajari berbagai materi yang disusun secara bertahap, mulai dari konsep dan ruang lingkup Audit Pemerintah Digital, perencanaan dan prosedur audit, hingga analisis risiko dan pengendalian sistem. Pembahasan juga mencakup audit pengembangan dan implementasi teknologi informasi, termasuk aplikasi, Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), serta jaringan.

Pada hari berikutnya, pembelajaran dilanjutkan dengan materi audit aplikasi dan infrastruktur TI, dokumentasi dan penyusunan hasil audit, serta perumusan rekomendasi dan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Selain aspek teknis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai etika dan profesionalisme auditor TI serta mengikuti simulasi uji kompetensi auditor TI untuk memperkuat pemahaman terhadap penerapan materi yang telah dipelajari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tim Inspektorat Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Kediri dapat meningkatkan kesiapan dan kapabilitas dalam melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan digital. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan audit yang lebih sistematis, objektif, dan berbasis bukti, sekaligus menghasilkan rekomendasi perbaikan yang dapat ditindaklanjuti oleh perangkat daerah.

Sebagai penyelenggara pelatihan, Digikom Training yang merupakan anak perusahaan PT Digitama Sinergi Indonesia (Digitama Consulting) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan pemerintahan digital. Melalui program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah, Digikom berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga memperkuat kemampuan praktis peserta dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Ke depan, peningkatan kapasitas auditor internal diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang akuntabel, aman, dan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, pemerintah daerah diharapkan mampu memastikan bahwa setiap inisiatif digital memberikan manfaat nyata bagi organisasi pemerintahan maupun masyarakat.




