PT Digitama Sinergi Indonesia terus memperkuat perannya sebagai mitra pendamping pemerintah daerah dalam pelaksanaan transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan pendampingan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Sistem Informasi Arsitektur (SIA) SPBE yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini menjadi langkah krusial bagi Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memahami secara lebih mendalam mekanisme penyusunan dan pengisian SIA SPBE yang saat ini menjadi salah satu komponen penting dalam evaluasi nasional SPBE. Sistem Informasi Arsitektur berperan sebagai acuan utama dalam memetakan fungsi-fungsi organisasi, proses bisnis, layanan, aplikasi, data, hingga infrastruktur teknologi informasi yang digunakan oleh perangkat daerah. Melalui pemahaman yang baik terhadap SIA SPBE, pemerintah daerah dapat menata pengelolaan teknologi informasi secara lebih terstruktur, efektif, serta selaras dengan arah transformasi digital nasional.
Acara ini diikuti oleh perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam penyusunan arsitektur SPBE, meliputi Bagian Organisasi, Inspektorat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Peserta yang hadir merupakan pegawai yang secara langsung bertugas menyiapkan data, dokumen struktur organisasi, serta informasi pendukung lainnya terkait tata kelola SPBE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
Diskominfo Kabupaten Nganjuk menekankan bahwa Bimtek Pengisian SIA SPBE ini merupakan upaya untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami pentingnya perencanaan arsitektur SPBE secara komprehensif. Dengan tersusunnya arsitektur SPBE yang baik, pemerintah daerah dapat menghindari tumpang tindih sistem, meningkatkan interoperabilitas layanan, serta memperkuat integrasi data antar-opd dalam satu ekosistem digital pemerintah daerah.
Dalam prosesnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai struktur SIA SPBE, teknik pengisian, serta aspek-aspek yang harus disiapkan untuk mendukung kelengkapan dokumen. Pendampingan juga mencakup asistensi terhadap kesiapan dokumen SOTK peserta dan kebutuhan perangkat kerja yang terkait. PT Digitama Sinergi Indonesia melalui tenaga ahli yang mendampingi memberikan arahan teknis agar setiap perangkat daerah mampu menyiapkan data dan informasi secara konsisten sesuai standar SPBE nasional.
Suasana Bimtek berlangsung interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan pengisian arsitektur, metode pemetaan proses bisnis, hingga kesiapan dokumen organisasi yang dibutuhkan dalam SIA SPBE. Melalui dialog dua arah, banyak perangkat daerah yang memperoleh pemahaman baru mengenai bagaimana arsitektur SPBE akan menjadi dasar strategi digitalisasi Kabupaten Nganjuk ke depan. Peserta juga menyampaikan berbagai kendala operasional yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan data, penyusunan struktur layanan, hingga teknologi informasi di masing-masing OPD, sehingga kegiatan ini memberikan ruang bagi penguatan kolaborasi dalam perencanaan digital pemerintah.
Peran PT Digitama Sinergi Indonesia dalam kegiatan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendampingi pemerintah daerah menuju transformasi digital yang terarah. Sebagai konsultan pendamping SPBE, Digitama berfokus membantu perangkat daerah memahami penyusunan arsitektur yang terstandar, menyediakan pendampingan berbasis kebutuhan, dan memberikan rekomendasi implementatif yang dapat dijalankan secara bertahap. Dengan demikian, proses digitalisasi pemerintah bukan hanya bersifat teknis, tetapi juga berjalan melalui pendekatan tata kelola dan perencanaan yang matang.
Melalui penyelenggaraan Bimtek Pengisian SIA SPBE ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap seluruh perangkat daerah dapat memiliki pemahaman yang selaras dalam menyusun arsitektur SPBE sebagai dasar pembangunan pemerintahan digital yang terpadu. Kegiatan ini diharapkan mendorong tingkat kesiapan daerah dalam mengikuti evaluasi SPBE, mempercepat peningkatan kualitas layanan digital, serta memperkuat koordinasi antar-perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola teknologi informasi yang efektif.
PT Digitama Sinergi Indonesia menyambut baik kolaborasi ini dan akan terus memberikan dukungan teknis serta pendampingan strategis agar Kabupaten Nganjuk mampu membangun landasan SPBE yang kuat, modern, dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang semakin matang terhadap SIA SPBE, pemerintah daerah diharapkan dapat menghadirkan layanan publik digital yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.





