Tarakan, 8 Juli 2026 – PT Digitama Sinergi Indonesia bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Pemerintah Kota Tarakan sukses menyelenggarakan Sosialisasi Akhir Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)/Pemerintah Digital (PEMDI) yang dilaksanakan secara luring di Gedung Serba Guna Kantor Wali Kota Tarakan. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari proses penyusunan dokumen strategis Pemerintah Digital Kota Tarakan sekaligus menjadi momentum penyampaian arah implementasi transformasi digital kepada seluruh perangkat daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tarakan dan dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi pemerintahan yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis digital.
Dalam kegiatan tersebut, Pradiptya Setyahadi, S.Kom., M.Sc., selaku konsultan dan narasumber, memaparkan hasil penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kota Tarakan. Paparan diawali dengan penjelasan mengenai perubahan paradigma dari SPBE menuju Pemerintah Digital, landasan regulasi, serta pentingnya penyusunan arsitektur sebagai acuan dalam pembangunan layanan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Peserta juga memperoleh gambaran mengenai proses penyusunan dokumen yang dilaksanakan secara bertahap, mulai dari Kick Off Meeting, studi literatur dan analisis dokumen, desk survey bersama perangkat daerah, wawancara, analisis kondisi eksisting (As-Is), penyusunan kondisi target (To-Be), Finalisasi melalui Forum Group Discussion (FGD), hingga pelaksanaan sosialisasi akhir. Seluruh proses melibatkan 34 perangkat daerah sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menyusun arsitektur Pemerintah Digital yang komprehensif.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan berbagai keluaran utama kegiatan, di antaranya penyusunan enam domain Arsitektur Pemerintah Digital, dokumen kondisi As-Is, rancangan kondisi To-Be, Peta Rencana Pemerintah Digital, Dashboard Pemerintah Digital, serta rekomendasi implementasi yang akan menjadi acuan pembangunan digital Kota Tarakan dalam beberapa tahun mendatang. Dokumen tersebut disusun untuk memastikan setiap inisiatif digital memiliki arah yang selaras dengan visi pembangunan daerah dan kebijakan transformasi digital nasional.

Selain itu, narasumber menyampaikan berbagai rekomendasi strategis implementasi, antara lain pembentukan Tim Koordinasi Pemerintah Digital, penerapan strategi migrasi aplikasi secara bertahap melalui orkestrasi layanan (service orchestration), standarisasi data sebelum integrasi API, penerapan standar teknologi (technology stack), hingga pengembangan SuperApp Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar desain nasional. Strategi tersebut diharapkan mampu menciptakan layanan digital yang terintegrasi, efisien, aman, dan memberikan pengalaman pengguna yang konsisten bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PT Digitama Sinergi Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung transformasi digital di daerah. Dengan tersusunnya Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital, Pemerintah Kota Tarakan kini memiliki pedoman yang jelas dalam mengembangkan tata kelola, layanan, data, aplikasi, infrastruktur, serta keamanan informasi secara terpadu guna mewujudkan pemerintahan digital yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal implementasi berbagai program prioritas Pemerintah Digital Kota Tarakan, sehingga seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terhadap arah pembangunan digital dan mampu berkolaborasi dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan yang modern, terintegrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.




